Kesaksian Dirut RS Kandou di Ibadah Awal Tahun, Nyaris Lumpuh dan Yakin Karena Pertolongan Tuhan 

oleh -5 Dilihat

Manado, VoxSulut.Co.id  – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K)., FIHA., MARS., menghadiri sekaligus memberikan kesaksian hidup dalam Ibadah Awal Tahun yang digelar Pelayanan Siswa (PELSIS) Jaringan Tim Evang (JTE) bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKKI) Sulawesi Utara, Jumat (23/01).

Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Graha Bethany Manado dan dihadiri para tokoh gereja, hamba-hamba Tuhan, serta jemaat lintas denominasi.

Ucapan selamat datang disampaikan oleh Gembala Sidang Gereja Bethany Manado, Pdt. dr. Lenny Matoke, Sp.S., MA. Sementara itu, ibadah dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIM, Pdt. Dr. Adolf K. Wenas.

Dalam khotbahnya, Pdt. Adolf K. Wenas membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 dan menekankan pentingnya hidup saling mengasihi, menjauhi iri dan dengki, serta menjaga kerukunan antar gereja dan antar umat beragama, sebagaimana kasih Tuhan yang telah lebih dahulu mengasihi umat-Nya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Starry Rampengan membagikan kesaksian iman tentang pertolongan Tuhan dalam peristiwa kecelakaan yang dialaminya pada Desember 2025 lalu. Di hadapan jemaat, ia menceritakan bagaimana dirinya hampir mengalami kondisi fatal saat mendampingi Wakil Menteri Kesehatan dalam kunjungan kerja di Sulawesi Utara.

“Saat itu saya hendak naik kapal untuk perjalanan laut, namun terpeleset dan terjatuh hingga bagian belakang tubuh saya membentur sudut kapal. Sebagai seorang dokter, saya memahami kondisi ini sangat berisiko dan bisa berujung kelumpuhan. Tetapi puji Tuhan, saya dijamah dan menerima mujizat,” ungkap Prof. Starry dengan penuh haru.

Ia menambahkan, dirinya sempat menjalani perawatan di RS Kandou selama empat hari. Namun, berkat pertolongan Tuhan, pemulihan yang dialaminya berlangsung sangat cepat dan di luar perkiraan medis.

“Seminggu setelah kecelakaan, saya sudah bisa kembali memimpin apel Hari Ibu pada 22 Desember 2025. Semua ini bukan karena kekuatan saya, tetapi semata-mata karena tangan Tuhan,” tuturnya.

Turut hadir Ketua Dewan Pembina BAMAG LKKI, PELSIS JTE dan PMK Sulut, Dr. Ir. Cornelius D. Ronowidjojo, MA., Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, Cornelius menyampaikan bahwa dipimpinnya ibadah oleh Ketua Sinode GMIM di Graha Bethany Manado merupakan sebuah momentum penting rekonsolidasi gereja-gereja di Sulawesi Utara.

Menurutnya, kehadiran lintas sinode dan lembaga gerejawi dalam satu ibadah menjadi simbol persatuan, kebersamaan, serta komitmen bersama untuk membangun pelayanan yang berdampak luas bagi umat dan masyarakat.

Selain itu, Cornelius D. Ronowidjojo juga membawakan kesaksian pribadi dan secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K)., FIHA., MARS., dalam kepemimpinannya.

Ia mengapresiasi integritas, keteladanan iman, serta komitmen Prof. Starry Rampengan dalam memimpin RS Kandou, seraya berharap kepemimpinan tersebut terus diberkati Tuhan demi peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Utara.

Ibadah Awal Tahun ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat iman, pelayanan, serta sinergi antar lembaga gerejawi dan generasi muda Kristen di Sulawesi Utara sepanjang tahun 2026.(kison)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Vox Sulut di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.