AARS Evaluasi Program 2025 dan Jelaskan Rencana Program tahun 2026 Pemkot Manado

oleh -14 Dilihat

Manado, VoxSulut.Co.id – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang (AARS) Jumat (23/1) pagi melakukan Koferensi Pers awal tahun 2026, yang dilaksanakan Dinas Kominfo Kota Manado dibawah Pimpinan Yanti Mongkauw S.E bersama Aliansi Pers Manado (APM) dibawah Pimpinan Steven Rondonuwu.

Hadir dalam kegiatan Konferensi Pers yang dilaksanakan di The Tang Cafe Lawangirung ini, selain unsur Pers yang meliput di Pemerintah Kota Manado juga terlihat Sekot Manado dr. Steaven Dandel M.Ph.

Setelah acara pembukaan baik Wali Kota Maupun Wakil Wali Kota memaparkan Evaluasi Program tahun 2025 dan selanjutkan menyampaikan Rencana Program tahun 2026. Walikota awalnya menyampaikan soal panduan program yakni tentunya Visi Misi AARS yang dijabarkan dalam berbagai program dan kegiatan.

Ikut disampaikan soal program infrastruktur, program nonfisik, soal persampahan, air minum dan berbagai program lainnya yang semuanya diupgrade kata Wali Kota termasuk soal transportasi Kota yang merupakan bantuan pemerintah pusat dibidang perhubungan dan transportasi Kota.

Walikota dan Wakil Walikota berharap semua ini dapat disuport oleh masyarakat kota Manado karena semua ini untuk pelayanan kepada masyarakat Manado.

“Untuk tahun 2026 program pembangunan tetap dijalankan kendati menghadapi kebijakan anggaran yang berkurang karena efisiensi anggaran. Tapi kita tetap memaksimalkan program yang ada dalam menuju Visi kita Manado yang sejahtera. Selanjutnya Walikota menjelaskan berbagai hal serta pokok pikiran yang sedang diupayakan pemerintah Kota,” tegas keduanya.

Wali Kota dan Wawali ikut mendorong supaya Manado bisa bersaing harus ada skill termasuk mental dalam memaksimalkan pembangunan di Kota Manado. Wali Kota berharap Pariwisata berkembang, perdagangan berjalan baik agar ekonomi berputar dengan baik bahkan diharapkan ekonomi tinggi berputar ditengah masyarakat Kota Manado.

Walikota menganalogikan pelaksanaan pembangunan menyitir pernyataan dr Muhammad Mahatir karena Wakil Walikota dan Sekot seorang Dokter dalam kaitan dengan program pembangunan. Mahatir memgatakan bahwa pelaksanaan program pembangunan itu seperti menyembuhkan orang sakit. Kalau kurang obatnya atau kualitas obata rendah maka sulit menyembuhkan yang sakit sementara obat terlalu keras dengan dosis tinggi makanya orang tersebut akan kolaps atau bahkan mungkin meninggal.

Makanya Walikota mengatakan bahwa disini program pembangunan itu jangan sampai kurang atau jangan berlebihan artinya pelaksanaan program pembangunan itu harus pas dan sesuai dengan parameter yang sudah ditetapkan.

“Program program strategis kita tetap jalan dana bansos, insentif rohaniawan semua tetap jalan tapi tetap mengacu pada peraturan peraturan yang ada. Begitupun pembangunan drainase serta fasilitasi publik lainnya akan tetap dilakukan mengikuti anggaran yang ada,” papar Walikota.

Selesai penyampaian dilaksanakan dialog bersama wartawan/jurnalis yang hadir. Intinya pers mengapresiasi kinerja AARS ditahun 2025 kendati memberikan beberapa masukan yang harus dilaksanakan oleh pemerintahan AARS.

Dalam menjawab pertanyaan para Jurnalis baik Wali Kota maupun Wakil Walikota menyampaikan bahwa setiap pelaksanaan pembangunan pasti ada konsekuensi sambil memberikan beberapa contoh pembangunan bahwa terdapat suatu kemajuan yang tidak dapat kita bendung karena hal ini menyangkut perkembangan jaman.(vsc)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Vox Sulut di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.