Manado, VoxSulut.Com – Kantor Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Manado, Sabtu (22/11) pagi berubah seperti Rumah Sakit. Hal itu terjadi karena keluarga besar RSUP Kandou sedang memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.
Paket pelayanan itu ditujukan bagi warga pesisir di Kelurahan Tongkaina. Hebatnya, bukan hanya sekadar pemeriksaan kesehatan biasa. RSUP Kandou benar-benar all out, memboyong tim medis dalam jumlah besar, mulai dari dokter spesialis, perawat, petugas laboratorium, farmasi, hingga edukator kesehatan.

Warga Tongkaina dimanjakan dengan layanan setara rumah sakit tipe A. Ada pemeriksaan mata lengkap dengan pembagian kacamata gratis, cek kesehatan gigi, rekam jantung (EKG), hingga konsultasi gizi.
Tak ketinggalan, skrining penyakit dalam, kesehatan anak, serta deteksi dini pendengaran bayi tersedia secara Cuma-Cuma. “Tahun ini kami mengambil langkah jemput bola. Masyarakat tidak perlu datang ke rumah sakit, kami yang datang,” ujar Ns. Abram Babakal, S.Kep, M.Kes, Manajer SDM RSUP Kandou yang mewakili Direktur Utama.

Abram menegaskan, kegiatan ini adalah bukti kepedulian RSUP Kandou yang hadir memberi manfaat nyata di tengah masyarakat. Lurah Tongkaina, Yemima Wangko, SE, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Ia bercerita, euforia warga sudah terasa sejak dua hari sebelum acara. “Banyak warga yang bertanya jam berapa mulai, syaratnya apa. Pastinya, kami sangat bersyukur Tongkaina dipilih. Ini sangat membantu warga untuk deteksi dini penyakit,” ungkap Yemima.

Benar saja, seperti yang tampak pada area pemeriksaan mata dan gigi yang menjadi primadona. Sementara itu, para orang tua muda berbondong-bondong membawa buah hati untuk skrining pendengaran.
Ambrafel Adam, warga Lingkungan 2, mengaku takjub dengan pelayanan yang ia terima. “Pelayanannya sangat profesional, rasanya seperti pasien VIP di rumah sakit, padahal ini di kantor lurah. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa rutin tiap tahun,” tuturnya penuh harap.
Salah satu momen yang menarik adalah saat sesi edukasi. Tim RSUP Kandou tidak hanya mengobati, tapi juga membekali warga dengan ilmu mahal, yakni Bantuan Hidup Dasar (BHD). Ibu-ibu yang biasanya sibuk di dapur, hari itu tampak serius belajar teknik menekan dada untuk pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Selain itu, edukasi tentang etika batuk dan cara cuci tangan yang benar juga untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Menjelang sore hari, kegiatan ditutup bukan hanya dengan selesainya pemeriksaan medis, tetapi dengan rasa lega dan senyum puas dari warga.
Pasalnya, banyak dari mereka yang akhirnya mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal, sehingga bisa segera ditangani.
Aksi RSUP Kandou di Tongkaina hari ini mengirimkan pesan kuat bahwa kesehatan bukan hanya soal obat dan rumah sakit mewah, tetapi tentang kepedulian yang hadir menyapa langsung ke beranda rumah warga.(vsc)





