Manado, VoxSulut.Co.id – Orientasi pendidikan dan pelatihan komprehensif bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan mahasiswa D‑IV Gizi Poltekkes Kemenkes Gorontalo, digelar RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Selasa (1/9).
Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS, MH.Kes., didampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Pelatihan mencakup Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), pelayanan prima, serta pembinaan ketahanan mental, juga dirancang untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan dasar sebelum peserta bersentuhan langsung dengan pasien di lingkungan rumah sakit.
Prof. Starry dalam sambutannyan menegaskan, keselamatan pasien sebagai prinsip utama, untuk itu diharapkan peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga membangun komunikasi dan hubungan profesional dengan tenaga kesehatan, pasien, dan masyarakat.
Rumah Sakit Kandou tambah dia, mengutamakan prinsip keselamatan pasien di atas segala‑galanya.
“Peserta bukan hanya belajar soal skill, tetapi juga bagaimana cara berinteraksi dengan guru‑guru, sesama sejawat tenaga kesehatan, pasien dan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya lingkungan pendidikan yang sehat dan aman, tanpa praktik bullying atau perundungan.
Menurutnya, proses pendidikan harus berjalan dengan saling menghormati dan mekanisme penyelesaian masalah yang benar. Peserta didik diimbau meningkatkan disiplin, etika, dan tanggung jawab selama masa pendidikan serta memanfaatkan waktu untuk menambah ilmu dan keterampilan sesuai bidang masing‑masing.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat kesiapan peserta dalam aspek teknis dan nonteknis: penguasaan BHD, pengendalian infeksi, mutu layanan, keselamatan kerja, pelayanan prima, serta ketahanan mental ketika menghadapi tekanan klinis.
Dirut juga berpesan agar peserta mencari ilmu sebanyak‑banyaknya dan jangan membuat masalah dan selesaikan pendidikan tepat waktu.
Sementara itu dengan hadirnya Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Dr. dr. Billy Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP, dan Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Gorontalo Fitri Yani Arbi, S.ST., M.Kes., menegaskan kolaborasi institusi pendidikan dan rumah sakit dalam membentuk tenaga kesehatan yang kompeten dan beretika.(kison)
