Manado, VoxSulut.Co.id – Suasana Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, riuh seperti biasa. Pagi itu, Selasa (11/8), di tengah hilir-mudik tenaga medis dan derak roda brankar, langkah Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, mendadak terhenti.
Pandangannya tertuju pada sesosok dokter muda berseragam hijau yang tengah sigap bertugas.
Ia adalah dr. Renato N. Kombado, putra asli Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang kini tengah menempuh perjalanan panjang menjadi spesialis Ilmu Penyakit Dalam (Interna).
Di sela-sela peninjauan fasilitas, momen hangat pun tercipta. Prof. Starry menghampiri dr. Renato dan meretas batas antara pimpinan tinggi dan peserta didik.
Tak ada sekat, yang ada hanya dialog berbobot penuh dorongan moral.
“Ikuti seluruh proses pendidikan PPDS Interna ini dengan baik dan tekun. Harapannya kelak bisa menjadi dokter spesialis andalan yang siap melayani masyarakat, baik saat kembali ke daerah asal maupun di mana pun ditempatkan,” tutur Prof. Starry dengan nada penuh kebanggaan.
Bagi Prof. Starry, dr. Renato bukan sekadar mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Ia adalah cerminan tekad baja anak muda dari timur Indonesia yang berani merajut mimpi setinggi langit.
Kehadiran talenta muda seperti dr. Renato dipandang sebagai aset krusial untuk memangkas ketimpangan layanan kesehatan, khususnya di wilayah Indonesia Timur.(kison)
