Manado, VoxSulut.com – Pengurus Forum Manajemen Indonesia (FMI) Sulawesi Utara melakukan audiens bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Senin (3/4/2023) di kantor BPMP Sulut.
Pertemuan ini menghasilkan beberapa kajian dan kesimpulan lewat diskusi antara FMI Sulut, Ketua Joy E. Tulung P.hd dengan, Dekan FEB Unklab Dr. Elvis Sumanti serta Kepala BPMP yang juga Wakil Ketua FMI Sulut Febry H.J. Dien dan Seketaris FMI/akademisi FEB Unima Dr. Nikolas F. Wuryaningrat.
Ketua FMI Sulut Joy E. Tulung P.hd mengatakan pendampingan UMKM harus dioptimalkan dan dibutuhkan adanya pelatihan.
“UMKM bisa memberikan kontribusi besar bagi perekonomian, akan tetapi Pendampingan UMKM khususnya di Sulut harus lebih di optimalkan agar mencapai yang diharapkan. Para pendamping UMKM dan akademisi dan birokrat yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan UMKM tampaknya membutuhkan pelatihan sehingga kemampuan dan kompetensi menjadi lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tulung mengatakan FMI Sulut berupaya untuk menghadirkan pelatihan pendampingan.
“FMI Sulut berupaya hadirkan kegiatan pelatihan pendampingan UMKM yang profesional dan diakui kompetensinya. Upaya tersebut diaplikasikan dalam rencana kegiatan peningkatan kompetensi yang diakui negara yaitu pendamping UMKM yang bersertifikat BNSP (Bdan Nasional Sertifikasi Profesi). Kegiatan yang bekerjasama dengan FMI Pusat dan Sulut rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Febry Dien siap membantu memberikan fasilitas menunjang kegiatan pelatihan.
“BPMP Sulut jika dipercaya siap menjadi tuan rumah/tempat pelaksanaan,” ujar Dien.(as)
