Manado, VoxSulut.Co.id – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P,.FISR, Kamis (9/4) siang melakukan kunjungan kerja di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, yang disambut Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, didampingi Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Wega Sukanto, Direktur SDM dan Penelitian dr Yune Laukati,MKes, Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian dan Direktur BMN dan Keuangan Ekwanto,SE,MM.
Kehadiran Wemenkes di RSUP Kandou Manado dalam agenda sosialisasi pemerataan fasilitas kesehatan.
Wamenkes menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendorong pemerataan fasilitas kesehatan, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.
Program yang disosialisasikan mencakup distribusi sedikitnya 19 jenis alat kesehatan untuk setiap rumah sakit.
Wamenkes berharap, bantuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkecil kesenjangan layanan medis antar daerah.
Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
“Pemerataan fasilitas dan alat kesehatan menjadi kunci utama agar standar layanan di berbagai daerah bisa setara. Dengan kelengkapan fasilitas, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh untuk mendapatkan penanganan yang memadai di daerah,” ujarnya.
Wamenkes mengatakan distribusi alat tidak dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan. Setiap rumah sakit diminta aktif mengusulkan kebutuhan alat berdasarkan kondisi dan layanan yang dimiliki.
“Permintaan alat harus datang dari masing-masing rumah sakit. Mereka yang paling tahu apa yang dibutuhkan, alat apa yang belum ada, dan layanan apa yang ingin diperkuat,” sebutnya.
Peran penting RSUP Kandou Manado sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Indonesia, dalam mengakselerasi implementasi program tersebut.
Seiring dengan tersedianya peralatan medis yang lebih merata dan memadai di setiap fasilitas kesehatan di Sulawesi Utara tentu menjadi upaya besar pemerintah dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.
Dalam sosialisasi ini, hadir kepala dinas kesehatan dari berbagai Kabupaten dan Kota dan juga kepala dinas kesehatan provinsi Sulut. (vsc)
